Selamat Datang

Sinematek Indonesia (SI) adalah lembaga swasta non-profit. Mulai th.1977 tergabung dalam FIAF (Federation Internationale des Archives du Film), termasuk juga dalam SEAPAVAA (South East Asia-Pacific Audio Visual Archives Association). Sejak th.1995, berada dalam lingkungan Yayasan PPHUI (Pusat Perfilman H. Usmar Ismail). Situs web ini bertujuan untuk mengkaji & melestarikan perfilman nasional di era digital yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

Synopsis Film

Sebuah kisah kocak yang bernada mengejek kepahlawanan dengan latar belakang zaman perang kemerdekaan. Naga Bonar, bekas tukang copet tanpa pendidikan, naif, rasa setia kawannya besar, tapi nekat dan jujur. Ia mengangkat dirinya menjadi komandan sebuah laskar dan berjuang melawan Belanda.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Prasidi Teta Film, PT.
  •  
  • Sutradara
  • MT. Risyaf
  •  
  • Produser
  • Bustal Nawawi
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1986

Synopsis Film

     MARIO (Mathias Muchus) pemuda Ambon, hanya tahu bahasa otot. Kakaknya dikeroyok orang, dia hadapi para pengeroyok. Adiknya dibawa pacaran ke pantai, dia hajar pacarnya, dan dia bakar mobolnya. Tapi, masalah terbesar adalah ayahnya, PIETER MATULESSY (Pietrajaya Burnama), yang mendidiknya sejak kecil dengan keras.

     Mario akhirnya memberontak, ayahnya semakin benci dengan sikap Mario yang kerjanya hanya berkelahi. Perkenalannya dengan SUSAN (Ira Wibowo) membawa sedikit perubahan baginya. Tapi Susan dijodohkan oleh orang tuanya dengan BROTO (Johan Saimima), yang berkelakuan buruk dan belakangan ketahuan sudah menghamili gadis lain.

     Masalah bertambah, ayahnya pergi dari rumah setelah bertengkar keras dengannya. Dan ia juga harus mengganti mobil yang dibakarnya. Dengan itu tiada jalan lain kecuali mencari surat rumah untuk mengatasi hal tersebut. Hingga ia berkelahi dengan kakaknya, TOOS ( Leroy Osmani).

     Pacar adiknya yang mobilnya dibakar akhirnya mengeroyoknya dan menusuknya. Dengan kejadian ini akhirnya mengubah sikap semua pihak. Ada terselip kritik terhadap budaya etnis Maluku, yang jadi latar belakang kisah ini.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Isae Film, PT.
  •  
  • Sutradara
  • Buce Malawau
  •  
  • Produser
  • Jaya Sudiaman & Alex Tedja
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1986

Synopsis Film

     Hubungan "aneh" antara DEWI (Marissa Haque) dengan majikannya YAN (El Manik) punya latar belakang yang berbeda. Dewi sering mengalami patah hati, sedangkan Yan merasa kian jauh dari istrinya (Rima Melati) yang sibuk dengan urusannya sendiri. Biar masing-masing sadar, bahwa ada jurang antara mereka, tapi jalinan mesra Dewi dan Yan berjalan terus.

     Ketenangan Yan dan Dewi terguncang begitu muncul FERRY (Ikang Fawzy) pemuda tampan yang mengejar Dewi. Tadinya mereka teman sekolah. Setelah kematian anaknya, Yan sadar dan kembali kepada keluarga. Dewi juga tidak bekerja di kantor Yan lagi.

 

Catatan :

- Unggulan film terbaik FFI 1987, dengan 12 unggulan.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Rapi Films, PT.
  •  
  • Sutradara
  • Arifin C Noer
  •  
  • Produser
  • Gope T Samtani
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1986

Synopsis Film

     YANTO ( Ray Sahetapy ) menilai cinta pacarnya, ASTUTI ( Dewi Irawan ), sebagai cinta yang terjual, karena Astuti memilih menikah dengan seorang duda yang lebih memperhitungkananak-anaknya dan anjuran orang tuanya.

     Yanto kemudian pergi mengadu nasib ke Jakarta. Bersama seorang  temannya ia mendirikan usaha. Usahanya nyaris sukses, kalau sahabatnya tidak terbunuh perampok.

     Dengan pengalaman-pengalaman yang ia alami, membuat Yanto tidak lagi mendendam pada suami Astuti. Dan ia pun menerima dijodohkan dengan seorang gadis. Dan sang gadis juga pasrah dengan hal ini, sama seperti Astuti.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Amero Mitra Film, PT.
  •  
  • Sutradara
  • Yazman Yazid
  •  
  • Produser
  • Amero Mitra Film, PT.
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1986

Synopsis Film

     Pelalri alam NITA ( Jenny Rachman )  mewakili propinsinya dalam Pekan Olahraga Nasional ( PON ), berkat bimbingan ANTON ( Roy Marten ), pelatih kenamaan. Sementara Nita dan Anton berusaha keras untuk mencapai puncak prestasi, NUNUNG ( seorang atlit lain ) iri hati, karena diam-diam menaruh hati kepada sang pelatih tersebut.

     Pada saat Nita meraih kemenangan di PON, Anton pingsan karena serangan penyakit ginjalnya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Anton sempat berpesan agar Nita terus berlatih dan meningkatkan prestasi.

 

Catatan :

- Unggulan, FFI 1982, untuk Pemeran Pembantu Pria ( Rachmat Hidayat ) & Cerita.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Virgo Putra Film, PT.
  •  
  • Sutradara
  • Chaerul Umam
  •  
  • Produser
  • Tommy Indra, Ferry Angriawan & Benny Huwang
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1981

Synopsis Film

Miranti (Jenny Rachman) ditinggal mati suaminya yang mengalami kecelakaan sebagai pilot. Hidup menjanda ini yang lalu membawa banyak masalah, dan Sjuman mencoba melukiskan ketegaran seorang janda. Masalah yang mencobanya: keusilan kawan lama, pemuda tanggung, maupun kenalan baru.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Matari Artis Jaya Film, PT.
  •  
  • Sutradara
  • Sjuman Djaya
  •  
  • Produser
  • Sjuman Djaya
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1979

Synopsis Film

     MARIA maupun SUZY dijanjikan oleh orang tua mereka masing-masing akan diajak jalan-jalan ke Kebun Binatang. Setelah tiba waktunya, ternyata orang tua mereka lupa. Maria dan Suzy mencari jalan sendiri. Dengan diantar lelaki tua bekas guru, mereka menghibur diri ke Kebun Bionatang dan tempat-tempat menarik lainnya.

     Tentu saja orang tua mereka panik. Mereka lapor polisi. Dugaan mereka anak-anak mereka telah diculik. Nyatanya anak-anak itu berada dalam keadaan sehat wal afiat, hanya karena ingin ke Kebun Binatang sebagaimana yang dijanjikan orang tua mereka.

 

Catatan :

 - Kondisi IV ( Jelek )

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Aries Film, PT.
  •  
  • Sutradara
  • Wim Umboh
  •  
  • Produser
  • Annie Mambo
  •  
  • Kategori Film
  • Remaja
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1963

Synopsis Film

     Para penghuni asarama yang dipimpin oleh Ibu SITI ( Fifi Young ) masing-masing punya persoalannya sendiri. Mahasiswi TARI (Aminah Tjendrakasih) jatuh cinta kepada lelaki yang pantas jadi ayahnya, calon dokter RAHIMAH (Chitra Dewi) akan dipaksa kawin di kampung, dan ditolong oleh NASRUL (Bambang Irawan). Stewardess MARIA (Baby Huwae) terlibat cinta segi empat: Maria dicintai oleh co-pilot IMANSYAH (Bambang Hermanto) - tapi Maria lebih tertarik pada saudagar BROTO (Rendra Karno) - sedang Broto lebih tertarik pada guru tari SITA (Nun Zairina). Ibu Siti sendiripun ada masalah, ia wanita yang kesepian.

     Ke tengah suasana itu masuk pula penghuni termuda, ANI (Nurbani Yusuf) dan INA (Suzanna). Mereka dimasukkan ke asrama setelah kedua orang tuanya bercerai, sementara ibunya sibuk di luar rumah sebagai anggota DPR.

     Persoalan yang serba macam itu diselesaikan secara komedi, dan kedua orang tua Ani dan Ina menyadari bahwa apa yang mereka tempuh selama ini ternyata tidak membawa kebahagiaan kepada keluarganya.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Perfini
  •  
  • Sutradara
  • Usmar Ismail
  •  
  • Produser
  • Usmar Ismail
  •  
  • Kategori Film
  • Komedi
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1958

Synopsis Film

Tiga dara, Nunung (Chitra Dewi), Nana (Mieke Wijaya) dan Nenny (Indriati Iskak), cukup bikin pusing si nenek, pengganti ibu mereka yang telah meninggal dunia. Apalagi bapak cuma sibuk dengan urusan dirinya sendiri.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Perfini
  •  
  • Sutradara
  • Usmar Ismail
  •  
  • Produser
  • Usmar Ismail
  •  
  • Kategori Film
  • Komedi Musikal
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1956

Synopsis Film

     Bermacam-macam tamu datang kepada HUSIN ( Udjang ), yang membuka praktek dukun dirumahnya. di tempat itu tinggal pula JAKA ( Rendra Karno ) dan istrinya, MARYAM ( Tina Melinda ). Diantara tamu terdapat HENRY ( S. Bono ), produser film yang punya modal, padahal telah berjanji akan mengorbitkan MIMI ( Diana Subroto ), kekasihnya.

     Muncul R.A. BERLIAN ( Edifah Hanoem ), ibu Maryam, janda kaya. Datang pula PEDRO ( Rd. Ismail ), bekas pemain stambul, saudara sepupu Husin. Pedro mendapat tugas merayu Berlian supaya janda itu mau memodali  pembuatan film.

     Kesediaan Berlian membuat Maryam jengkel, dan Berlian nyaris jadi korban komplotan pemeras. Berlian batal membantu, berantakanlah rencana Henry.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Perfini
  •  
  • Sutradara
  • Usmar Ismail
  •  
  • Produser
  • Usmar Ismail
  •  
  • Kategori Film
  • Komedi
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1955

Synopsis Film

     Pada saat film ini dibuat ( 1955 ) Indonesia baru saja lepas dari perjuangan fisik mengusir penjajah. Dalam film ini secara karikatural digambarkan sekelompok orang kecil di desa yang memimpikan kemajuan, sementara politikus hanya sibuk di kota.

     Pak Midi yang mendapat tugas menjemput  "Tamu Agung" di kota hanya keluyuran. Disebuah pasar ia bertemu dengan tukang obat yang sedang mempropagandakan obat "manjur", yang ternyata obatnya tidak manjur. Pak Midi mengusahakan mobil untuk membawa tukang obat itu untuk mengunjungi desa Sukaslamet. Setibanya di desa disambut dengan meriah oleh penduduk desa. Tanpa pak Midi sempat memberi penjelasan.

     Kerinduan kepada "Tamu Agung" menyebabkan tukang obat dan pembantuya yang berpakaian necis disangka pejabat dari kota. Keduanya disambut dan dihormati secara berlebihan. Setelah orang terhormat itu menghilang, barulah penduduk desa menyadari kekeliruannya. Dan bertekad akan membangun dengan usaha dan tenaga sendiri.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Perfini
  •  
  • Sutradara
  • Usmar Ismail
  •  
  • Produser
  • Usmar Ismail
  •  
  • Kategori Film
  • Komedi
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1955

Synopsis Film

     Setelah ditinggalkan oleh Ayah ( Rd. Ismail ) yang tak bertanggung jawab, Gunarto ( A.N. Alcaff ) sebagai anak tertua mengambil alih tugas kepala rumah tangga, menanggung beban hidup Ibu dan pendidikan adik-adiknya.

     Sang Ayah kembali di malam lebaran. Ibu dan adik-adiknya bersedia menerima kembali, tapi hati Gunarto tak dapat dilunakkan. Timbullah perpecahan dalam dalam keluarga, yang semula damai itu.

     Cerita berakhir dengan tragis, sang Ayah bunuh diri.

 

- Disadur dari CHICHI KAERU, karya L. Ken Kikuchi (Jepang)

   

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Perfini
  •  
  • Sutradara
  • Usmar Ismail
  •  
  • Produser
  • Usmar Ismail
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1951

Synopsis Film

     Persahabatan ABIDIN ( S. Bono ) PRIEDA ( Grace ), dimasa penjajahan Belanda, dihentikan paksa oleh orang tua Frieda. Setelah menjadi dokter dan salah seorang pemimpin pergerakan, Abidin bertemu kembali dengan  Frieda ketika Indonesia telah merdeka. Namun tak mungkin mereka menyambung hubungan lama.

    Pertemuan ini membawa tragedi bagi Frieda. Apalagi Abidin sudah punya istri dan anak.

- Film Indonesia pertama yang menampilkan adegan ciuman.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Stichting Hiburan Mataram
  •  
  • Sutradara
  • Dr. Huyung
  •  
  • Produser
  • SHM & PFN
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1950

Synopsis Film

     Mengisahkan perjalanan panjang ( long march ) prajurit RI yang diperintahkan kembali kepangkalan semula, dari Yogya ke Jawa Barat. Rombongan hijrah, prajurit dan keluarga itu dipimpin Sudarto ( Del Juzar ). Ditunjukkan ketegangan menghadapi serangan udara Belanda. Juga ketakutan dan penderitaan lainnya. Tak lupa disinggung "musuh dalam selimut". Film ini diakhiri dengan telah berdaulat penuhnya Republik Indonesia pada 1950.

-

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Perfini
  •  
  • Sutradara
  • Usmar Ismail
  •  
  • Produser
  • Usmar Ismail
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1950

Synopsis Film

     Raden Prawiro, pensiunan asisten wedana, yang tinggal di desa kelahiran, Kebumen, lebih dikenal dengan sebutan PAK PRAWIRO ( Rendra Karno ). Anak tertuanya, INDRANI ( Chitra Dewi ), telah kawin dengan SUMANTRI ( Bambang Hermanto ), pegawai Bank Tabungan Pos. Yang kedua, INDRASTI ( Aminah Tjendrakasih ), masih sekolah dan aktif di kepramukaan. Dalam suatu rapat, pak Prawiro mengusulkan agar menabung digalakkan, karena hal itu bermanfaat sekali. Omongan pak Prawiro terbukti ketika desa itu tertimpa musinah bencana banjir. Penduduk tertolong karena punya uang tabungan. Sebagian uang diambil dan digunakan buat membangun kembali rumah yang rusak maupun hancur karena dilanda bencana banjir. Pengambilan uang diawasi polisi yang dipimpin Suwarto ( Bambang Irawan ) dan pak Lurah. Film ini memang propaganda Bank Tabungan Pos, tapi tak terasa karena penyuguhannya yang kocak,terutama berkat idiom-idiom wayang yang digunakan.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Perfini
  •  
  • Sutradara
  • D. Djajakusuma
  •  
  • Produser
  • Usmar Ismail
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1950

Sinopsis Film

Sebuah kisah kocak yang bernada mengejek kepahlawanan dengan latar belakang zaman perang kemerdekaan. Naga Bonar, bekas tukang copet tanpa pendidikan, naif, rasa setia kawannya besar, tapi nekat dan jujur. Ia mengangkat dirinya menjadi komandan sebuah laskar dan berjuang melawan Belanda.

Selengkapnya
  • Rumah Produksi
  • Prasidi Teta Film, PT.
  •  
  • Sutradara
  • MT. Risyaf
  •  
  • Produser
  • Bustal Nawawi
  •  
  • Kategori Film
  • Drama
  •  
  • Tahun Produksi
  • 1986

Resensi Film

Arsip

Pedjuang

DARI titelnja sadja anda sudah bisa menebak djalan tjerita film ini. Pada masa itu api revolusi perdjuangan menentang pendjadjah Belanda sedang berkobar sepanasnja di mana, dan saat tjerita inl ialah clash I tahun 1947.

Penulis : Perfini

Publikasi :

Komentar : 1

Agenda Kegiatan

Arsip

Galeri Foto

Insan Perfilman

Djamaludin Malik

Dhalia

Ida Farida

Wolly Sutinah

Parto Tegal

Kategori Film
Remaja  Komedi  Drama  Komedi Musikal 
Merupakan situs web seputar informasi film Indonesia yang berisi katalog film, artikel, resensi dan debat. Juga terdapat data film terlaris, penonton dan bioskop.
Situs web seputar film Indonesia yang dikelola oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Sinematek Indonesia berisi informasi dan dokumentasi beserta beberapa data bibliografi yang berhubungan dengan film Indonesia.