<!--[if !mso]>
<style>
v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
</style>
<xml>
pertama kali diadakan (1955) bersama Awaludin (1916-1980) lewat film Lewat Djam Malam (1954) meraih gelar Aktor Pembantu Terbaik. Aim. Usmar Ismail mengangkatnya Pedjuang (1960) dan meraih Aktor Utama terbaik Festival Internasional Moskow pada 1961. Sesudah film Teror di Sulawesi Selatan (1964) ia "menghilang", baru kembali lagi dalam Djembatan Emas (1971). Terakhir dalam Telaga Air Mata (1986), lalu pada 1988 menarik diri dari keramaian. Hingga meninggal dunia di "pertapaan" kampung kalamannya di Batujamus, 30 km arah Timur Solo. Cuma ditunggui aktris film Novita, Salah Seorang puterinya. Piala Citra ia raih lewat Ponirah Terpidana (FFI 1984)
Ardan S.M
Film Yang Pernah Dibintangi :
Mang Udel
Film Yang Pernah Dibintangi :
Dhalia
Film Yang Pernah Dibintangi :
Gotot Prakosa
Film Yang Pernah Dibintangi :
Akin
Film Yang Pernah Dibintangi :